Review Drama Korea 'Cafe Minamdang' | Mantan Detektif Nyamar Jadi Dukun
' Cafe Minamdang', tv series Korea Selatan(2022)
•Tentang Cafe Minamdang
Pengelola cafe di wilayah Minamdang yang menyimpan rahasia besar. Ternyata bukan sekedar jualan kopi dan roti, tapi kebanjiran kasus tiap hari. Selain cafe, di tempat tersebut juga terkenal kehadiran dukun Nam. Seorang dukun yang ternyata mantan detective profiler. Dukun Nam, atau Nam Han Joon yang diperankan oleh Seo In-Guk ini selalu punya strategi cerdas dalam memecahkan kejanggalan tersembunyi.
Nam Han Joon bekerja sama dengan beberapa orang yang juga turut andal mengelola cafe. Seperti adiknya, Nam Hye Joon yang diperankan Kang Mi-na. Hye Joon merupakan mantan anggota Badan Intelejen Nasional Korea. Dalam memecahkan kasus, Hye Joon membantu kakaknya dengan menelusuri jejak tersangka lewat sosial media dan komputer. Jurus stalking Hye Joon berkontribusi besar sebagai mata-mata mereka.
Selain itu, terdapat barista cafe bernama Gong Su-Cheol yang diperankan oleh Kwak Si-yang. Beraktivis sebagai raga baja, tukang berkelahi yang hebatnya luar biasa. Dipukul seratus kali tidak tumbang, kecuali saat diracuni diam-diam. Su-Cheol membantu Han Joon untuk mengejar penjahat, memukul atau menendang dengan kelihaiannya. Su-Cheol ini dulunya juga seorang detektif yang ikut terseret `berhenti' dari profesinya karena kasus yang dialami Han Joon.
`Cafe Minamdang' terbangun berawal dari kunjungan Han Joon dan Hye Joon ke rumah kumuh Su-Cheol yang usahanya sedang bangkrut saat itu. Dalam sebuah kebetulan, Han Joon mendengar keluhan seorang ibu yang melapor bahwa anaknya hilang. Dan saat mereka berkumpul di tempat tinggal Su-Cheol yang ternyata mirip rumah dukun. Ibu tersebut mampir dan memohon-mohon bantuan mencari anaknya yang hilang. Ibu tersebut menganggap Nam Han Joon dukun karena dia mampu menebak kejadian ibu yang kehilangan anak tersebut. Akhirnya, mereka bersatu untuk menemukan anak ibu tersebut dengan keahlian masing-masing. Dibekali tempat di pojok Minamdang, dan ide mendirikan sebuah Cafe, akhirnya tercipta-lah Cafe Minamdang. Cafe yang penuh rahasia.
Dalam petualangan kasus pertama, mereka bertemu anggota baru. Namanya Jo Na-Dan yang diperankan oleh Baek Seo-Ho, dia adalah siswa SMA yang membantu anak yang diculik. Melihat Han Joon dan Su-Cheol beraksi, Na-Dan kagum dan memohon permintaan bekerja di Cafe Minamdang. Karena Na Dan masih bocah dan tidak sepatutnya terlibat di operasi berbahaya mereka, akhirnya Han Joon menyetujui Na Dan hanya bekerja sebagai pelayan cafe. Kadang membantu dalam operasi kasus, tapi hanya sedikit.
Tujuan sebenarnya Han Joon mendikirikan cafe dan menyamar jadi dukun adalah menyelesaikan kasus lama yang membuat Han Joon difitnah dan dipenjara. Kasus tersebut adalah pembunuhan berantai yang merenggut nyawa seorang jaksa yang merupakan teman dekat Han Joon. Ingin mengungkap kebenarannya, Han Joon rela menyamar dan berkorban nyawa serta waktunya. Sering hampir mati berduel dengan penjahat.
Nah! Selain berduel dengan penjahat, operasi mereka juga sering direcoki polisi. Seorang polisi wanita bernama Han Jae-Hui yang diperankan oleh Oh Yeon-Seo merupakan adik dari jaksa yang tewas sebab pembunuh berantai. Jae Hui berprasangka buruk kepada Han Joon, dia beranggapan bahwa kasus pembunuhan berantai kakaknya tidak terselesaikan karena pempalsuan bukti detektif Han Joon, padahal kenyataannya fitnah. Jae Hui kembali ke Korea untuk merampungkan kasus tersebut. Akhirnya mereka bertemu dan bekerja sama setelah percekcokan panjang yang bikin penonton kesal!
Jujur....! Menurutku, Jae Hui di episode awal-awal sangat menyebalkan. Rencana geng Cafe Minamdang selalu gagal karenanya. Tapi itu-lah yang bikin seru dan penasaran, seperti... "Jadi kapan rencana dukun Nam berhasil?" Penonton jadi menantikan momen yang bakalan melegakan.
Series ini juga diramaikan oleh cast lain seperti Kwon So-Hyun sebagai Jaksa Cha Do-Hyun. Jung Man-sik sebagai Jang Doo-jin: seorang detektif veteran selama lima belas tahun. Heo Jae-ho sebagai Kim Sang-hyeop: seorang detektif yang bersemangat.Jung Ha-joon sebagai Na Kwang-tae: seorang detektif pemula. Jung Eun-pyo sebagai Kim Cheol-geun: kepala polisi. Hwang Woo-seul-hye sebagai Lee Min-kyung: pelanggan VVIP Minamdang. Baek Seung-ik sebagai Park Jin-sang: direktur Joyce Entertainment. Dan lain-lain.
•Tujuan
Menurutku, maksud dari drama thriler semi romance ini adalah untuk menyadarkan kepada penonton bahwa 'zaman sekarang, hukum lebih tunduk pada jabatan daripada kebenaran'. Terlihat hanya detektif minoritas seperti Han Joon yang peduli kasus tanpa takut kehilangan profesi pun nama baik, waktu itu. Bahkan setelah difitnah, Han Joon masih mencari kebenaran kasusnya.
Drama ini juga memperlihatkan kenyataan bejat orang-orang berkuasa. Dibalik jabatan CEO, Direktur Utama, Jaksa, Gubernur, Menteri, dan Polisi, ada kesengsaraan orang-orang bawah yang sulit dapat keadilan. Jabatan yang tinggi membuat orang- orang itu serakah, melakukan segala cara agar berkuasa, jaya, dan kaya. Bahkan dengan cara bejat, tumbal, membunuh, jual obat terlarang, dan menyuap hukum.
Sudah banyak sekali drama-drama yang menyindir kebijakan hukum zaman sekarang yang seperti paku, 'tajam ke bawah, tumpul ke-atas'. Namun, apakah sudah berubah keadaannya? Sepertinya tidak terlalu banyak berubah. Apakah pak polisi dan aparat hukum tidak pernah mendengar atau membaca keluhan rakyat bawah? Masih hanya urusan duniawi kah yang mereka tuju saat berhasil jadi aparat hukum? Kurasa, iya.
Tujuanku "Ingin berkontribusi dalam memberikan review terbaikku pada drama Korea yang sedikit banyak mengulik kenyataan hidup. Bagiku, menonton drama, film, dan baca novel bukanlah hobi yang sia-sia, alias bisa jadi ladang ilmu. Pikiranku jadi lebih terbuka, tidak spontanitas ber-opini pada sesuatu, karena bisa jadi hal-hal yang kelihatannya seperti sampah ternyata sampah membungkus emas."

Komentar
Posting Komentar